Sebagaimana kita ketahui, tak sedikit kasus korupsi yang merabak di negri indonesia
yang kita cintai ini. Tak sedikit KPK mengungkap orang orang yang berprilaku
tak baik ini. Baik itu yang dilakukan oleh lembaga tinggi seperti DPR, beberapa
pejabat, tokoh partai dan yang lainnya. Mereka yang harusnya mengayomi
masyarakat menegrti masyarakat tapi,
bukannya menjalankan amanah malah membuat dosa.
Selain itu juga dikabarkan, para koruptor yang
tertangkap tidak jera. Karena ternyata para koruptor ini bisa menikmati
kehidupan LP seperti kos kosan mahasiswa. Sebagaimana diberitakan, saat sidak
lembaga permasyarakatan mereka
mendapatkan fasilitas yang membuat mereka tidak merasa jera dengan kesalahan
yang mereka lakukan. Pantas kasus korupsi tidak pernah berkurang malahan makin
bertambah banyak.
Hal yang seperti ini tentulah sangat bertentangan
dengan falsafah bangsa kita bangsa indonesia yakni pancasila. Pancasila yang
dijadikan dasar Negara, pandangan hidup bangsa indonesia tidak diamalkan dalam
kenyataannya di kehidupan sehari-hari.
Korupsi jelas bertentangan dengan sila pertama
ketuhanan yang maha esa. Bangsa indonesia sangat kental dengan religious. Bagi
orang beriman korupsi adalah dosa, tapi ternyata hal demikian hanyalah sebagai
baju pen gaman dalam ruang ibadah jika sudah keluar maka lain urusannya.
Seharusnya kta bangsa indonesia yang religious haruslah mencerminkan ajaran
kitab suci dan agama yang kita imani.
Korupsi juga bertentangan dengan sila yang kedua
kemanusiaan yang adil dan beradab. Korupsi adalah perbutan yang buruk tak
berperikemanusiaan sekaligus biadab. Korupsi juga bertentangan dengan sila
ketiga persatuan indonesia. Karena korupsi hanya memeningkan kesatuan keluarga,
teman sekongkolan, istri simpanan dan teman terkait lainnya. Korupsi juga
bertentangan dengan sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusyawaratan perwakilan sebab korupsi menyalahi kesepakatan hasil
musyawarah yang dilandasi hikmat kebijaksanaan. Korupsi menjadi perbuatan yang
tidak bijaksana yang dilandasi persekongkolan segelintir orang tertentu.
Akhirnya korupsi juga betentangan dengan sila kelima keadilan social bagi
seluruh rakyat indonesia. Hal ini sangatlah jelas, korupsi jauh dari yang
namanya adil, hanya mementingkan diri sendiri,dan kelompok pribadi, tak pernah memikirkan
kesalahannya pada rakyat indonesia.
Oleh karena itu pancasial perlu kita terapkan. Mulai
dari sekarang Karena jika setiap pihak mengamalkan pancasila tak ada kata tak
mungkin korupsi akan pudar dengan sendirinya. Asalkan jiwa rakyat inonesia
sesuai dengan falsafahnya, bangsa indonesia akan menjadi bangsa yang maju.
No comments:
Post a Comment